Berita > PD Muhammadiyah Kota Pekanbaru
PDM Pekanbaru Tugaskan Pimpinan Menjadi Pembina Upacara HUT Ke-81 RI di Seluruh Sekolah Muhammadiyah, Sampaikan Makna Kemerdekaan bagi Persyarikatan
Pimpinan PDM Kota Pekanbaru sebagai Pembina Upacara HUT RI Ke-81
PEKANBARU, Muhammadiyah Pekanbaru.id—Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Pekanbaru menugaskan seluruh pimpinan untuk menjadi pembina upacara pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di seluruh sekolah Muhammadiyah se-Kota Pekanbaru. Tercatat ada 23 sekolah, mulai dari SD/MI, SMP/MTs, hingga SMA/SMK Muhammadiyah yang tersebar di wilayah tersebut.
Kegiatan ini dilaksanakan secara serentak, diantaranya Ketua PDM Pekanbaru, Jabarullah, bertindak sebagai pembina upacara di Komplek Perguruan Muhammadiyah Ciptakarya. Sementara itu, Sekretaris PDM Pekanbaru, Elfiandri, menjadi pembina upacara di SD Muhammadiyah 3, dan Bendahara PDM Pekanbaru, Arwin Ledy, di SMP IT Buya Hamka.
Kebijakan tersebut dilakukan sebagai upaya memperkuat nilai-nilai kebangsaan sekaligus menanamkan pemahaman tentang makna kemerdekaan bagi Persyarikatan Muhammadiyah dan generasi muda.
Ketua PDM Pekanbaru, Jabarullah, menegaskan bahwa kemerdekaan Indonesia bukanlah hadiah, melainkan hasil perjuangan para pahlawan yang telah mengorbankan jiwa, raga, harta, dan pikirannya demi terwujudnya Indonesia yang merdeka dan berdaulat.
Menurutnya, Muhammadiyah memiliki kontribusi yang sangat besar dalam perjuangan bangsa. Banyak tokoh Muhammadiyah yang terlibat dalam perjuangan kemerdekaan, baik melalui jalur pendidikan, dakwah, maupun perjuangan politik dan sosial.
"Bagi Muhammadiyah, kemerdekaan bukan hanya dimaknai sebagai terbebas dari penjajahan, tetapi juga sebagai amanah untuk terus membangun bangsa, mencerdaskan kehidupan masyarakat, serta mewujudkan keadilan dan kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia," ujarnya.
Ia menambahkan bahwa sang Proklamator Kemerdekaan Republik Indonesia, Ir. Soekarno, memiliki hubungan yang erat dengan Muhammadiyah. Hal tersebut menunjukkan bahwa Muhammadiyah memiliki peran penting dalam perjalanan sejarah bangsa Indonesia.
Lebih lanjut, Jabarullah menjelaskan bahwa perjuangan Muhammadiyah tidak berhenti setelah Indonesia merdeka. Hingga saat ini, Muhammadiyah terus berkontribusi melalui berbagai amal usaha di bidang pendidikan, kesehatan, pelayanan sosial, pemberdayaan ekonomi, serta dakwah yang mencerahkan.
Karena itu, warga dan kader Muhammadiyah tidak boleh hanya menjadi penonton. Mereka harus terus tampil menjadi pelopor, pelangsung, dan penyempurna perjuangan untuk membangun kehidupan berbangsa, bernegara, dan beragama.
Dalam kesempatan tersebut, para pelajar Muhammadiyah juga diajak untuk mengisi kemerdekaan dengan belajar sungguh-sungguh, meningkatkan prestasi, serta mempersiapkan diri menjadi generasi emas Indonesia yang berkarakter Pancasila, unggul, dan berkemajuan.
Selain itu, penggunaan teknologi dan media sosial secara bijaksana juga menjadi salah satu pesan yang disampaikan dalam upacara. Para pelajar diingatkan untuk menjauhi penyebaran hoaks, fitnah, dan ujaran kebencian yang dapat merusak persatuan bangsa.
PDM Pekanbaru berharap peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di seluruh sekolah Muhammadiyah dapat menjadi momentum untuk memperkuat semangat kebangsaan, menanamkan nilai-nilai perjuangan, serta meneguhkan komitmen seluruh warga Muhammadiyah untuk terus berkontribusi dalam membangun Indonesia yang maju, adil, dan berkemajuan.






